10 Material Backsplash Kitchen Set. Mana Yang Pas Untuk Dapur Anda?

10 Material Backsplash Kitchen Set. Mana Yang Pas Untuk Dapur Anda?

Bicara tentang kitchen set, salah satu hal yang perlu diperhatikan selain top table adalah backsplash. Backsplash merupakan bagian dinding yang berhadapan langsung dengan meja dapur, tepatnya berada di tengah antara kabinet atas dan bawah. Bagian ini rentan terhadap percikan minyak, bahan makanan, atau noda lainnya.

Jadi, agar dapur tetap terlihat bersih dan rapih diperlukan pelapis dinding. Nah, pelapis dinding atau yang biasa disebut backsplash ini juga memiliki beragam material atau bahan yang bisa digunakan. Yuk kenali dulu apa material backsplash yang tepat untuk dapur Anda.

1. Plat Stainless Steel

backsplash kitchen set

Bagi Anda yang tidak punya banyak waktu untuk membersihkan ruangan tapi ingin tetap terlihat mewah, tak ada salahnya memilih backsplash dengan plat stainless steel. Untuk membersihkannya cukup gunakan lap basah atau cuci dengan cairan deterjen. Hanya saja, plat stainless steel perlu perhatian khusus agar terhindar dari zat-zat yang menyebabkan korosi seperti makanan yang mengandung asam, karena dapat membuat lapisan stainless steel keropos.

2. Kaca

backsplash kaca

Jika Anda memiliki tema dapur minimalis, penggunaan kaca menjadi kombinasi yang tepat. Selain tampak lebih modern, pantulan yang dihasilkan dari backsplash kaca juga dapat menyulap ruangan tampak lebih lega. Tapi material ini harus sering dibersihkan karena mudah terkena noda.

Ada beberapa jenis kaca yang dapat digunakan, seperti kaca sandblast (buram), kaca warna (tinted glass), kaca patri, dan kaca tekstur. Pastikan untuk memilih kaca tempered, sehingga jika sewaktu-waktu pecah, tidak akan membahayakan keselamatan Anda dan keluarga.

3. Keramik/Porselen

backsplash keramik

Material ini paling sering digunakan, baik dalam bentuk keramik kecil, keramik mozaik, maupun keramik mirip bata. Ada beberapa keunggulan mengapa keramik lebih banyak dipilih, yaitu pemasangan lebih gampang, mudah dibersihkan, motifnya bervariasi dan harganya terjangkau.

Motif bervariasi memungkinkan pemiliknya menghadirkan suasana yang berbeda di ruang dapur. Meskipun begitu, material keramik tetap memiliki kelemahan yakni di bagian garis nat (penghubung antar keramik) lebih mudah hitam jika tidak dibersihkan secara rutin.

4. Marmer dan Granit

backsplash kitchen set

Siapa yang tidak tahu bahan yang satu ini? Ya, marmer dan granit merupakan jenis backsplash yang paling mahal. Tak heran, marmer mampu menampilkan kesan mewah dan elegan di dapur Anda. Untuk membersihkannya jangan gunakan deterjen berbusa, cuka atau cairan yang mengandung asam. Gunakan pembersih khusus marmer dengan Ph netral.

Selain itu, marmer dan granit juga memiliki ketebalan 2 cm sehingga awet dan tidak mudah pecah. Biasanya bahan marmer dan granit juga cocok digunakan sebagai alas meja atau top table kitchen set.

5. Kayu atau Timber

backsplash kitchen set

Jika Anda ingin menciptakan kesan klasik dan natural di dapur, tak ada salahnya memilih backsplash kayu atau timber. Hanya saja material kayu perlu penanganan khusus yaitu harus melapisinya terlebih dulu dengan  cat yang mengandung latex dan enamel. Kandungan minyak pada bahan tersebut dapat mencegah masuknya air ke serat kayu sehingga lebih tahan lama.

6. Batu Alam

Alternatif lain untuk menciptakan kesan naturan yakni dengan batu alam. Namun perlu diperhatikan, sebelum menggunakan batu alam sebagai backsplash kitchen set, sebaiknya cat terlebih dulu untuk mencegah lumut dan agar tampilannya lebih mengkilap. Kabar baiknya, Anda tak selamanya harus menempel batu alam asli pada dinding. Keramik bercorak batu alam juga dapat Anda gunakan sebagai pengganti batu alam asli.

7. Logam Cetak

backsplash metal press

Logam cetak tak hanya digunakan untuk membuat pintu, pagar besi atau panel dinding saja, tapi Anda juga bisa menggunakannya sebagai backsplash kitchen set. Backsplash dengan material logam cetak akan menampilkan nuansa klasik. Dari segi fungsi maupun estetika juga tak kalah dari material lainnya. Anda bisa memilih motif tertentu, seperti motif klasik, minimalis maupun geometris. Perlu diperhatikan bahwa logam adalah penghantar panas yang baik, jadi akan membuat hawa dapur lebih panas.

8. Paving dan Bata Tempel

backsplash kitchen set

Backsplash bata tempel sangat direkomendasikan jika dapur Anda bertemakan industrialis atau vintage. Agar bata tahan terhadap noda, lapisi dengan sealer bercorak low-sheen. Jangan lupa untuk memberi lubang pada dinding dapur setiap 20 cm dengan bor kecil atau paku, hal ini agar paving atau bata tempel lebih merekat dan tidak mudah lepas.

9. Cermin

backsplash cermin

Selain kaca, ada juga backsplash cermin. Namun material yang satu ini sangat jarang dipilih karena sejauh ini belum ada cermin khusus yang bisa digunakan sebagai backsplash.

Interior desainer biasanya akan meminta dibuatkan cermin dengan kaca khusus konstruksi bangunan. Bisa juga menggunakan ubin cermin yang berbentuk mozaik. Ubin cermin ini menggunakan stainless steel dan porselen yang paling mengkilap. Cermin sangat ampuh membuat dapur Anda yang sempit jadi terlihat lebih longgar.

10. Cat Dinding

Kebalikan dari marmer, cat dinding adalah material yang paling murah dan terjangkau dibanding material backsplash kitchen set lainnya. Tapi, cat dinding juga sangat mudah terkena noda. Pilih jenis cat yang bisa di-scrub tanpa merusak lapisannya. Bila perlu, gunakan cat khusus eksterior atau cat high-gloss, karena jenis ini lebih mudah dibersihkan.

Jadi, sudah siap memasang backsplash di kitchen set kesayangan Anda? Material backsplash mana yang Anda pilih? Tentunya harus disesuaikan juga dengan kebutuhan ya.

Whatsapp Telepon SMS