Cara Praktis Meredam Hawa Panas di Rumah, Tanpa AC

Cara Praktis Meredam Hawa Panas di Rumah, Tanpa AC

Suhu tropis Indonesia, terutama di siang hari, memaksa sebagian kita untuk menggunakan alat penyejuk ruangan alias AC di rumah untuk meredam hawa panas yang ditumbulkan akibat melimpahnya sinar matahari. 

Ada yang menyalakannya selama berjam-jam, bahkan seharian penuh. Padahal penggunaan pendingin udara itu dalam jangka panjang tidak baik untuk kesehatan. Selain itu, tidak baik juga untuk dompet karena tagihan listrik yang membengkak.

Anda bisa, kok, mengurangi dan meredam hawa panas di dalam rumah tanpa bantuan AC. Udara di dalam rumah sejuk alami yang membuat Anda sekeluarga betah di dalam rumah. Inilah gaya hidup yang banyak diidamkan: hemat dan sehat. Simak tips sederhananya berikut ini: 

Tutup Gorden, Buka Jendela
Di siang hari, bukalah jendela sembari menutup gordennya. Hampir 30 persen panas di rumah itu masuk lewat jendela. Gorden bisa meredam suhu hingga 20 derajat. Lakukan ini terutama untuk jendela yang menhadap Barat dan Selatan.

Buka-Tutup Pintu 
Tak hanya lalu lintas di Puncak, pintu rumah juga bisa diatur buka-tutup demi udara rumah yang sejuk. Begini caranya, buka pintu yang berhubungan dengan luar dan membawa angin dingin masuk walau hari sedang panas terik. Tutup pintu yang terkena sinar matahari langsung dan membuat angin keluar. Ini akan membuat angin dingin tetap berputar di dalam ruangan.

Memajang Tanaman
Manfaatkan tumbuh-tumbuhan yang secara alami mengeluarkan oksigen di siang hari. Jika Anda mamajangnya, rumah akan terasa lebih sejuk. Beberapa jenis tanaman di dekat jendela juga bisa menghalau sinar matahari masuk. Jangan lupakan kaktus yang menangkap air dari udara, sehingga menyingkirkan kelembapan udara yang membuat sejuk.

Gunakan Exhaust Fan
Kipas angin jenis ini berfungsi untuk menarik udara, bukan meniupnya. Pasanglah exhaust fan di area dapur dan kamar mandi. Udara panas yang dihasilkan setelah memasak dan udara beruap akibat mandi dapat disedot dan dibuang keluar rumah. 

Semangkuk Es Batu & Kipas Angin
Selain menggunakan exhaust fan, Anda bisa juga menempatkan semangkuk bongkahan es batu di depan kipas angin. Saat kipas dinyalakan, es akan membantu mendinginkan udara di ruangan.

Biarkan Udara Malam Masuk
Manfaatkan suhu udara yang turun pada malam hari selama musim kemarau. Persilakan udara malam masuk sejenak sebelum Anda tidur, untuk mendinginkan ruangan. Untuk mencegah nyamuk, pasang kasa strimin di jendela.

Singkirkan Peralatan Penyebab Panas
Saat menggunakan hairdryer, solder, setrika, atau alat pemanggang, usahakan Anda berada di luar ruangan atau ruangan terbuka. Lebih bagus jika terdapat exhaust fan di situ. Udara panas yang dihasilkannya akan langsung terbuang keluar rumah.

Ubah Warna Cat
Warna cat tembok dan langit-langit rumah yang terang mampu memantulkan panas. Ini dapat mengurangi suhu udara hingga 10 derajat.

Beberapa cara sederhana tersebut mampu mengurangi dan meredam hawa panas yang berkutat di dalam rumah Anda selama ini. Rumah akan terasa lebih sejuk secara alami, tanpa bantuan AC lagi. Hemat biaya, kesehatan pun tetap terjaga.

Whatsapp Telepon SMS