Begini Proses Finishing Kayu dengan HPL, Cat Duco, dan Melamik

Begini Proses Finishing Kayu dengan HPL, Cat Duco, dan Melamik

Finishing furniture kayu dengan menggunakan HPL (High Pressure Laminate), cat duco, dan melamik memang banyak diminati oleh customer kami. Hasil dari ketiga finishing tersebut sama-sama bagus, tinggal disesuaikan dengan jenis furniture, model furniture, tema ruangan, selera, dan juga budget yang tersedia.

Setelah sebelumnya mengetahui kelebihan dan kekurangan dari finishing kayu dengan HPL, cat duco, dan melamik, di kesempatan ini Rancang Mebel akan share proses-proses dan tips pada pengerjaan finishing kayu dengan HPL, cat duco, dan melamik tersebut. 

Finishing Kayu dengan HPL

Alat dan bahan yang harus disiapkan untuk finishing kayu dengan HPL, sebagai berikut: HPL, meteran, pisau/cutter, amplas, pensil, lem khusus untuk HPL, penggaris siku, meja potong, bensin.

Untuk mendapatkan hasil optimal pada finishing kayu dengan HPL, begini proses dan tipsnya:

1. Bersihkan media kayu
Sebelum mulai dilakukan finishing dengan HPL, sebaiknya bersihkan terlebih dahulu media kayunya untuk mendapatkan hasil yang optimal.

2. Amplas media kayu
Amplas semua bagian media kayu agar permukaannya lebih rata, halus, dan tidak bergelombang. Gosok dengan cara agak ditekan. Pastikan semua bagian teramplas dengan baik.

3. Potong HPL
Ukur HPL dan tandai dengan pensil. Lebihkan saja 1 cm dari ukuran media kayunya, jangan terlalu ngepres, agar pemasangannya lebih mudah. Setelah ukurannya presisi, potong pelan-pelan.

4. Pasang HPL di media kayu 
Oleskan lem di kedua sisi yang akan direkatkan, yaitu: di bagian dalam HPL, dan di permukaan media kayu. Anda bisa menggunakan kuas. Biarkan sejenak agar lem agak mengering. Pasang HPLdi media kayu dengan perlahan. Dahulukan bagian atas lalu ke bawah. Urut permukaan HPL dengan tangan agar perekatannya merata, jangan sampai ada bagian yang menggelembung. Tunggu sampai kering.

5. Potong sisa HPL
Setelah HPL terpasang semua, potong bagian sisanya agar rapi. Anda bisa menggunakan penggaris siku agar potongannya lurus. Lakukan dengan hati-hati.

6. Bersihkan kotoran
Bersihkan sisa-sisa kotoran, terutama lem yang masih terlihat menempel di permukaan HPL. Anda bisa menggunakan bensin agar mudah menghilangkannya. Finishing dengan HPL akan terlihat rapi dan bersih.

Finishing Kayu dengan Cat Duco

Alat dan bahan yang harus disiapkan untuk finishing kayu dengan cat duco, sebagai berikut: dempul, primer coat, cat duco, clear gloss, alat penyemprot cat, masker, amplas dan wadah.

Untuk mendapatkan hasil optimal pada finishing kayu dengan cat duco, proses dan tipsnya sebagai berikut:

1. Siapkan kayu dalam kondisi kering
Pastikan kondisi kayu atau furniture yang akan di-finishing cat duco ini dalam keadaan benar-benar kering dan tidak mengalami penyusutan. Ini akan memudahkan cat menempel dengan baik dan proses pengecatan berjalan lancar.

2. Amplas kayu tahap pertama
Haluskan dan ratakan permukaan kayu dengan menggunakan amplas. Untuk hasil terbaik, gunakan amplas kertas nomor120. Pastikan semua bagian kayu tersentuh amplas secara merata dan tidak menghasilkan gelombang. Jika sudah selesai, lap dengan kain.

3. Tutup pori-pori kayu
Sebelum dicat, tutuplah pori-pori kayu yang sudah diamplas itu dengan dempul kayu untuk cat duco. Gunakan kape untuk mengoleskan dempul secara merata. Pastikan tidak ada pori-pori kayu yang tertinggal. Setelah rata, biarkan sekitar 2 jam agar dempul mengering.

4. Amplas kayu tahap kedua
Setelah dempul kering, amplas lagi kayu tersebut di pengamplasan tahap kedua. Gosokkan amplas perlahan secara merata. Tekan amplas jika masih ada bagian yang bergelombang. Lap dengan kain jika sudah.

5. Semprot dengan primer coat
Selanjutnya, tutup pori-pori kayu kembali dengan menggunakan primer coat, agar hasil finishing kayunya lebih bagus. Lapisan ini juga akan memaksimalkan warna dari cat duco.

6. Semprotkan cat duco
Setelah primer coat kering, saatnya menyemprotnya dengan cat duco. Jangan lupa kenakan masker sebelum menyemprot. Gunakan wadah untuk menampung cat duco, dan alat semprot untuk mengecat kayu secara merata. Jangan sampai ada bagian terlewat. Biarkan kering. Ulangi pengecatan jika ada bagian yang belum rata.

7. Lapisi dengan clear gloss
Di tahap akhir, seluruh bagian kayu yang sudah dicat duco dilapisi dengan clear gloss. Ini akan membuat cat duco terlihat glossy. Biarkan 1 jam agar kering, lalu gosok perlahan dengan amplas halus. Untuk hasil lebih maksimal, ulangi pelapisan dengan clear gloss.

Finishing Kayu dengan Melamik

Alat dan bahan yang harus disiapkan untuk finishing kayu dengan melamik, sebagai berikut: kain lap, amplas, kape, dempul, sanding sealer, clear off, thinner, kertas bekas, masker, wadah, kuas (ukuran sedang dan ukuran kecil).

Untuk mendapatkan hasil optimal pada finishing kayu dengan melamik atau melamin, begini proses dan tipsnya:

1. Lindungi bagian yang tidak dicat
Agar bagian yang tidak dicat (seperti: gagang/handle lemari, kaca, engsel, dan komponen plastik) terhindar dari tetesan cat, maka lindungi bagian ini dengan menutupnya menggunakan plastik atau kertas. Lindungi juga lantai agar tidak kotor.

2. Amplas kayu tahap pertama
Langkah pertama adalah menghaluskan semua bagian kayu yang di-finishing dengan melamik. Gunakan amplas, untuk lebih optimal pilih amplas kertas nomor 150. Pastikan semua bagian tersentuh amplas dengan baik, tidak bergelombang. Lap dengan kain jika sudah selesai.

3. Tutup pori-pori kayu
Proses pendempulan untuk menutup pori-pori kayu. Gunakan kape untuk mendempul secara merata di semua bagian kayu. 

4. Amplas kayu tahap kedua
Setelah dempul kering, amplas lagi kayunya. Di tahap ini gunakan amplas kertas nomor 130. Gosok perlahan secara merata di seluruh bagian kayu.

5. Semprotkan cat dasar: sanding sealer
Cat dasar diperlukan agar melamik menempel dengan baik dan kuat. Selain itu bagian kayu juga akan terlindungi. Untuk cat dasar, gunakan sanding sealer. Anda bisa menambahkan hardener agar lebih cepat kering. Jangan lupa kenakan masker pelindung sebelum mulai menyemprot.

6. Amplas kayu tahap ketiga
Setelah cat dasar benar-benar kering, lakukan amplas lagi kayu. Kali ini gunakan amplas kertas nomor 40. Pastikan kayu tergosok amplas secara merata.

7. Aplikasikan clear melamin
Terakhir, saatnya mengecat dengan clear melamin. Siapkan wadah untuk mengencerkan melamin ini dengan thinner. Gunakan kuas berukuran sedang, sementara kuas kecil digunakan untuk menjangkau bagian kayu yang tersembunyi. Pastikan Anda mengecat pada kondisi cuaca panas agar cat melamik cepat kering dan hasilnya bagus.

Setelah mengetahui proses-proses dan tips pada pengerjaan finishing furniture kayu dengan HPL, finishing cat duco, dan finishing melamik, sekarang Anda dapat lebih memahami tingkat kesulitan, waktu yang dibutuhkan pada proses tersebut, dan skill yang diperlukan dalam menyelesaikan produk furniture yang Anda pesan tersebut.

Jadi sebelum tim Rancang Mebel menyampaikan kapan produk pesanan Anda akan siap diantar ke rumah, Anda sudah bisa menebaknya sendiri. Coba saja jika tidak percaya!

Whatsapp Telepon SMS